Setiap kali kata “matematika” disebutkan di ruang kelas atau percakapan santai, sering kali respons yang muncul bukan antusiasme, melainkan keluhan, kecemasan, bahkan penolakan. Padahal, kita semua tahu matematika itu penting. Ia adalah fondasi sains, teknologi, keuangan, dan logika berpikir yang rasional. Tapi pertanyaannya tetap menggelayut, jika begitu penting, mengapa begitu banyak dari kita justru membencinya?
Jawabannya tidak sesederhana “karena matematika sulit.”
