Pada awal abad ke-20, komunitas matematika, yang dipimpin oleh David Hilbert, sedang mengejar sebuah mimpi agung, yaitu program formalisme. Tujuannya adalah membangun fondasi matematika yang kokoh dan mutlak. Baca selengkapnya
Matematika lama dipandang sebagai bahasa kebenaran mutlak. Sejak zaman Yunani Kuno, para filsuf dan ilmuwan meyakini bahwa, dengan sistem logika yang kuat dan komprehensif, setiap pernyataan matematis pasti dapat dibuktikan kebenarannya atau kesalahannya.
Di antara para ilmuwan brilian yang mengukir sejarah di era keemasan Islam, nama Thabit ibn Qurra berdiri tegak sebagai salah satu yang paling berpengaruh. Lahir di Harran (sekarang Turki) sekitar tahun 836 M, Thabit adalah seorang polimatik ilmuwan serba bisa yang karyanya mencakup matematika, astronomi, fisika, dan filsafat. Baca selengkapnya
Ibnu Al-Haitham (Alhazen), lahir pada tahun 965 M di Basra, yang saat ini berada di Irak, adalah salah satu ilmuwan terhebat dalam sejarah. Baca selengkapnya
Di tengah senja kekuasaan Islam di Andalusia pada abad ke-15, saat benteng-benteng terakhir mulai runtuh di bawah tekanan Reconquista, muncullah seorang cendekiawan yang cemerlang Abu al-Hasan Ali ibn Muhammad al-Qalasadi. Baca selengkapnya
Nasir al-Din al-Tusi (1201-1274 M) adalah salah satu sosok paling cemerlang dan berpengaruh selama Zaman Keemasan Islam. Ia adalah seorang polimatik dan ilmuwan yang menguasai banyak disiplin ilmu termasuk matematika, astronomi, filsafat, kedokteran, dan teologi. Baca selengkapnya
Abu al-Wafa’ al-Buzjani, seorang cendekiawan Muslim dari Persia yang hidup pada abad ke-10, adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah matematika dan astronomi. Baca selengkapnya
Abu Kamil Shuja’ ibn Aslam ibn Muhammad ibn Shuja’, atau lebih dikenal sebagai Abu Kamil, adalah salah satu figur paling penting dalam sejarah matematika Islam. Baca selengkapnya
Dalam sejarah peradaban Islam, nama Abu Yusuf Ya’qub bin Ishaq Al-Kindi menempati posisi yang istimewa. Dikenal sebagai “Bapak Filsafat Arab,” Al-Kindi adalah seorang polymath (ilmuwan serba bisa) yang hidup pada masa keemasan Dinasti Abbasiyah, tepatnya pada abad ke-9 M. Baca selengkapnya
Meskipun dikenal luas di dunia sebagai penyair dan filsuf, kontribusi ilmiah Omar Khayyam dalam bidang matematika adalah warisan paling fundamental dan abadi. Baca selengkapnya
